Sumber BMKG
Ba -
du, g Berawa- 20 32 54 94 ° C
"Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kota Bandung"

KRIYA PESONA BANDUNG (KPB) 4

Jumat, 10 Juli 2009, Sumber Badan Komunikasi dan Informatika, dibaca: 5.649 kali

KRIYA PESONA BANDUNG  (KPB) 4

Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Bandung menyelenggarakan pameran Kriya Pesona Bandung (KPB)  bertema ‘Pameran Kerajinan Cantik Urang Bandung’. Pameran berlangsung selama 4 hari dari tanggal 9 – 12 Juli 2009, di Graha Manggala Siliwangi Jalan Aceh.

     Ketua Dekrasnasda Kota Bandung, Ny. Nani  Dada Rosada menyatakan, pameran kpb ini sudah pernah dilakukan tahun-tahun sebelumnya, yang bertujuan untuk lebih memperkenalkan hasil kerajinan kepada khalayak ramai. “Kriya pesona tahun ini merupakan pameran yang ke-4 kali diselenggarakan oleh Dekranasda Kota Bandung,” Ujar Ny. Nani saat pembukaan Pameran Kriya Pesona Bandung IV, Kamis (9/7).
Menurut Ny. Nani pameran kali ini diikuti oleh 70 perajin, 44 perajin merupakan binaan lama Dekranasda sedang sisanya merupakan perajin binaan baru yang merupakan. “Para peserta pameran ini merupakan hasil seleksi dari berbagai perjain yang ada di Kota Bandung dan sekitarnya,” ujar Ny. Nani.

    Sementara itu Wali Kota Bandung, H. Dada Rosada SH. M.Si. mengharapkan pameran ini menumbuhkan motivasi pada kreator dan inovator untuk menghasilkan produk-produk kriya yang bernilai ekonomi tinggi, serta berjalan berkesinambungan.
“Sampai saat ini Bandung lebih dikenal karena produk kuliner dan tekstil, sedangkan produk kerajinan khas Kota Bandung belum banyak dikenal, oleh karena itu dibutuhkan terobosan yang cerdas,” ujar Dada.

     Selanjutnya Dada juga meminta kepada Dinas Koperasi, UKM, Perindustian dan Perdagangan dan Bagian Perekonomian agar melakukan evaluasi kegiatan pameran. “Setelah pameran ini kita jadwalkan waktu untuk membahas perkembangan industri kreatif di Kota Bandung dengan melibatkan peserta pameran, pedagang di kawasan Cigondewah, Cibaduyut, Cihampelas, Suci, Binong Jati, Cibuntu, Sukajadi dan Braga,” ujarnya.

Selanjutnya Dada meminta pada para pengrajin untuk mengisi 7 kawasan yang telah disediakan pemerintah kota Bandung untuk dikembangkan. “silahkan mengisi tempat-tempat yang akan kita kembangkan, kita sudah membeli tanah untuk kegiatan para pedagang pengrajin di cigondewah, kita sudah menyediakan tanah di binong jati, dan kita pun akan membeli tanah untuk kegiatan promosi lainnya di suci” ungkapnya
Dada juga mengungkapkan Pemerintah Kota Bandung telah menyusun beberapa program dan kebijakan yang dirumuskan oleh SKPD terkait, Dewan Pengembangan Ekonomi Kota Bandung dan Forum Pemasaran Kota Bandung, mengenai agenda pengembangan kerajinan yang implementasinya segera digulirkan.

“Dalam bingkai kebijakannya, Pemerintah Kota Bandung mendudukan kerajinan sebagai salah satu primadona ekonomi kreatif, karena secara konkret Kota Bandung memiliki potensi kreativitas yang sangat tinggi, terutama dengan semakin kuatnya dukungan perguruan tinggi dan perbankan, ujar Dada. (www.bandung.go.id)

 

Kamis, 23 Oktober 2014
21:24:59

Statistik Pengunjung
Online: 112
Total: 15.135.390

Kabar Bandung

  • Gedung Padepokan Seni Mayang Sunda dapat dipergunakan untuk latihan, diskusi, saresehan, work shop, pertunjukan, dll. terbuka untuk masyarakat luas.
  • Gedung Padepokan Seni Mayang Sunda pada tahun 2013, akan menyelenggarakan pertunjukan aneka seni budaya setiap Malam Minggu, ( 36 kali pertunjukan, 5 kali seminar pembinaan latihan seni tradisional ketuk tilu), bagi yang berminat dapat bergabung mengikuti latihan di Gedung Padepokan Seni Mayang Sunda.
  • Pelayanan Pengaduan Masyarakat Kota Bandung bisa melalui telepon (022) 423 4793 atau melalui email diskominfo@bandung.go.id
  • Pemerintah Kota Bandung bekerjasama dengan DKM Masjid Al-Ukhuwah, melaksanakan pembinaan Rohani untuk seluruh Karyawan dan Karyawati Pemkot Bandung, rutin dilaksanakan setiap hari Rabu mulai pukul 07.30 - 09.00 WIB.