Sumber BMKG
Ba -
du, g Huja- Seda ° C
"Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kota Bandung"

WALI KOTA BANDUNG TINJAU SUNGAI CIDURIAN

Senin, 23 September 2013, Sumber Dinas Komunikasi dan Informatika, dibaca: 7.463 kali

WALI KOTA BANDUNG TINJAU SUNGAI CIDURIAN

Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil mengungkapkan dirinya sudah menyiapkan gagasan untuk membersihkan sungai cidurian. Salah satunya adalah membangun dua buah bendungan, yaitu bendungan sampah dan bendungan penjernih air setiap 300 meter.

Hal tersebut diungkapkannya pada saat peninjauan Sungai Cidurian, Minggu (22/9). Dalam peninjauan tersebut seperti biasa, Wali Kota Bandung datang ke lokasi dengan menggunakan sepedanya.

"Mimpi saya adalah sungai-sungai di Bandung harus menjadi sungai yang bersih, saya kerja keras, warga juga bantu kerja keras. Mohon tidak boleh ada bangunan melanggar aturan di sepanjang sungai. Sungai Cidurian ini harus paling bersih," tegasnya.

Dalam kesempatan itu juga Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menyerahkan secara simbolis kunci dan surat tanda nomor kendaraan (STNK) sepeda motor pengangkut sampah kepada Camat Kiaracondong.

"Ada 75 sepeda motor pengangkut sampah. Ini secara simbolis saja. Kendaraan ini untuk menggantikan kereta dorong pengangkut sampah yang tidak manusiawi," kata Ridwan Kamil.

Lebih lanjut menurut walikota sebenarnya sepeda motor pengangkut sampah ini idealnya dimiliki setiap RW. Tetapi untuk percontohan dan keterbatasan anggaran, tahun ini hanya untuk setiap kelurahan.

"Sekarang siombolis saja karena ini akan jadi daerah percontohan. Soalnya disini nanti ada bendungan sampah agar sampahnya behenti. Sampah itu lalu diambil dan diangkut," tuturnya.

Wali Kota Bandung juga, mempunyai rencana membangun taman diatas sungai. Dimana taman tersebut menjadi tempat interaksi warga dalam mewujudkan Bandung Juara.

"Taman ini sebenarnya hanya jembatan, tetapi ukurannya lebih lebar. Memang dibangun diatas sungai sebagai ruang terbuka, tempat warga berinteraksi. Warga bisa maen pingpong atau main band disitu," kata Ridwan Kamil.

Soal izin pembangunan jembatan, Ridwan mengaku sedang diwacanakan izinnya. Dia yakin tidak akan bermasalah karena memang bentuk dasar adalah jembatan tanpa bangunan.

"Diatas sungai bisa ada panggung, tempat bermain, dan wifi internet. Nanti kita kasih tanaman atau perbanyak pohon. Harus bersih. Kalau datang akhir pekan, anak-anak bias bermain di sungai," jelasnya.

Ridwan berharap, warga setempat bisa membuat DAS Cidurian ini terlihat lebih hijau. Salah satunya memasang pot bunga.

"Disini harus kampung hijau, kreatif, bersih, juara. Jadikan ini kampung juara. Dalam waktu 3 bulan, kita buat Bandung Berhiber lagi yakni bersih hijau berbunga," tutupnya.

Wali Kota Bandung, juga secara simbolis membongkar bangunan yang ada di atas sempadan sungai, hal tersebut dilakukan atas permintaan warga, yang secara sadar dan sukarela, membongkar bangunannya karena tidak sesuai dengan aturan.

(www.bandung.go.id)

Senin, 22 Desember 2014
6:12:20

Statistik Pengunjung
Online: 181
Total: 15.569.294

Kabar Bandung

  • Gedung Padepokan Seni Mayang Sunda dapat dipergunakan untuk latihan, diskusi, saresehan, work shop, pertunjukan, dll. terbuka untuk masyarakat luas.
  • Gedung Padepokan Seni Mayang Sunda pada tahun 2013, akan menyelenggarakan pertunjukan aneka seni budaya setiap Malam Minggu, ( 36 kali pertunjukan, 5 kali seminar pembinaan latihan seni tradisional ketuk tilu), bagi yang berminat dapat bergabung mengikuti latihan di Gedung Padepokan Seni Mayang Sunda.
  • Pelayanan Pengaduan Masyarakat Kota Bandung bisa melalui telepon (022) 423 4793 atau melalui email diskominfo@bandung.go.id
  • Pemerintah Kota Bandung bekerjasama dengan DKM Masjid Al-Ukhuwah, melaksanakan pembinaan Rohani untuk seluruh Karyawan dan Karyawati Pemkot Bandung, rutin dilaksanakan setiap hari Rabu mulai pukul 07.30 - 09.00 WIB.