Sumber BMKG
Ba -
du, g Huja- Ri ° C
"Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kota Bandung"

Kuota siswa luar Kota Bandung maksimal 10 persen

Jumat, 23 Juni 2006, Sumber Disinkom, dibaca: 50.378 kali

Pemerintah Kota Bandung membatasi kuota penerimaan siswa baru SMP dan SMA Negeri dari luar Kota Bandung maksimal sebesar 10 persen dari jumlah daya tampung untuk jenjang pendidikan SMP/MTs Negeri dan SMA/MA pada cluster (kelompok) I dan II. Hal tersebut ditegaskan Walikota Bandung melalui Surat Keputusan Walikota Bandung No. 420/Kep.408-Huk/2006 tentang Pedoman Teknis Penerimaan Siswa pada Taman Kanak-Kanak, Raudhatul Athfal, Sekolah dan Madrasah Tahun Ajaran 2006/2007 di Kota Bandung. Dikeluarkannya SK ini, dimaksudkan untuk menunjang kelancaran pelaksanaan penerimaan siswa baru di Kota Bandung Tahun Ajaran 2006/2007. Sedangkan Cluster atau pengelompokan sekolah, merupakan bagian dari upaya pemerataan kualitas input dan mutu pendidikan, dalam rangka rintisan model rayonisasi dalam penerimaan siswa baru. Sedang kriteria pembagian Cluster, didasarkanpada passing grade PSB dan Hasil Ujian Nasional (UN) tahun sebelumnya, serta pertimbangan lokasi/rayon sekolah. SMP/MTs cluster I yaitu SMP Negeri 1, 2, 3, 5, 7, 8, 13, 14, dan MTsN 1, sedangkan cluster II adalah SMP Negeri 4, 9, 12, 17, 28, 30, 34, 44, dan MTs Negeri 2. Sementara untuk SMA/MA cluster I adalah SMA Negeri 2, 3, 5, 8 dan MA Negeri 1. Sedangkan cluster II adalah SMA Negeri 1, 4, 11, 20, 22, 24, dan MA Negeri 2. “Pembatasan ini untuk lebih memberi kesempatan bagi siswa-siswi Kota Bandung. -- Karena selama ini, sekolah favorit juga banyak diminati siswa dari luar Kota Bandung,” tegas Walikota Pendaftaran calon siswa dari luar Kota Bandung, dilakukan langsung pada sekolah yang dituju. Namun sebelumnya, calon siswa harus melalui Uji Mutu Pendidikan (UMP) yang pelaksanaannya juga dilaksanakan di sekolah yang dituju. Sedangkan bagi siswa pindahan dari luar negeri yang memakai system pendidikan luar negeri, selain mengikuti UMP juga diwajibkan untuk mengikuti tes khusus. SK Walikota ini juga mencantumkan, sekolah atau madrasah negeri dan swasta, diwajibkan untuk menerima siswa dari keluarga tidak mampu di lingkungan sekitar sekolahnya. Dengan ketentuan, yaitu menyertakan kartu keluarga Kota Bandung dan keterangan tidak mampu dari kelurahan setempat atau kartu Kendali Sekolah Anak (KKSA). Calon siswa mendaftar di sekolah yang lokasinya berdekatan dengan tempat tinggalnya. Sehingga dengan ketentuan tersebut, siswa yang tidak mampu akan dibebaskan dari biaya sekolah berdasarkan bantuan dana dari Beasiswa Operasional Sekolah (BOS) Program Kompensasi Pengurangan Subsidi Bahan Bakar Minyak (PKPS-BBM) bidang pendidikan. Pendaftaran penerimaan siswa baru (PSB) tahun 2006/2007, mulai dari TK/RA, SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, dilakukan secara serempak mulai 3 s/d 8 Juli 2006. Demikian pula dengan pelaksanaan proses belajar mengajar dimulai pada 17 Juli 2006. Dalam kesempatan terpisah, Wakil Kepala Disdik Kota Bandung, Drs Oji Mahroji menyebutkan, di seluruh Indonesia terdapat 14 sekolah yang kelulusannya 0 %. Tetapi untuk di Kota Bandung, tidak terjadi. Namun untuk SMA, SMK dan MA yang tidak lulus mencapai jumlah 822 siswa (2,42 %) dari jumlah peserta 31.000 lebih, sedangkan yang kelulusannya 100 % sebanyak 10 sekolah.termasuk SMA Negeri 2 Bandung. Sementara bagi siswa SD, SMP, SMA, SMK dan MA yang tidak lulus, menurutnya, bisa mengulang kembali atau mengikuti ujian Paket C yang akan dilaksanakan awal Nopember tahun ini. Materi yang akan dujikan sebanyak 6 mata pelajaran, neliputi IPS, IPA, Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, Matematika dan PPKN. Sertifikat ujian nasional Paket ini, bisa untuk melanjutkan kejenjang pendidikan yang lebih tinggi termasuk perguruan tinggi. Terkait dengan PSB jalur prestasi non akademik, telah ditetapkan sampai 22 Juni yang merupakan akhir pendaftaran dan tidak akan diundur lagi. Jika prestasi non akademis ternyata kosong dan tidak ada yang mendaftar, akan dijadikan penambahan bagi PSB akademis.

Selasa, 21 Oktober 2014
0:55:35

Statistik Pengunjung
Online: 86
Total: 15.110.525

Kabar Bandung

  • Gedung Padepokan Seni Mayang Sunda dapat dipergunakan untuk latihan, diskusi, saresehan, work shop, pertunjukan, dll. terbuka untuk masyarakat luas.
  • Gedung Padepokan Seni Mayang Sunda pada tahun 2013, akan menyelenggarakan pertunjukan aneka seni budaya setiap Malam Minggu, ( 36 kali pertunjukan, 5 kali seminar pembinaan latihan seni tradisional ketuk tilu), bagi yang berminat dapat bergabung mengikuti latihan di Gedung Padepokan Seni Mayang Sunda.
  • Pelayanan Pengaduan Masyarakat Kota Bandung bisa melalui telepon (022) 423 4793 atau melalui email diskominfo@bandung.go.id
  • Pemerintah Kota Bandung bekerjasama dengan DKM Masjid Al-Ukhuwah, melaksanakan pembinaan Rohani untuk seluruh Karyawan dan Karyawati Pemkot Bandung, rutin dilaksanakan setiap hari Rabu mulai pukul 07.30 - 09.00 WIB.