Sumber BMKG
Ba -
du, g Huja- Seda ° C
"Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kota Bandung"

Turun Tajam, Pendaftar ke Sekolah Favorit

Kamis, 10 Juli 2008, Sumber Pikiran Rakyat, dibaca: 15.641 kali

BANDUNG, (PRLM) - Fenomena cukup mengejutkan terjadi pada pelaksanaan Penerimaan Siswa Baru (PSB) 2008/2009. Sejumlah sekolah yang berada pada kluster pertama memiliki passing grade yang justru lebih rendah dari kluster di bawahnya. SMPN 3 misalnya, yang berada pada kluster pertama memiliki passing grade 20,00, jauh di bawah passing grade SMPN pada kluster yang sama yakni rata-rata 25. Bahkan, passing grade SMPN 3 ini masih lebih rendah dari passing grade SMPN yang berada di kluster dua atau tiga. Ditemui di SMPN 3 Bandung, Jln. Dewi Sartika Bandung, Rabu (9/7), Wakil Kepala Sekolah SMPN 3 Bandung Endah Sri Wendah mengatakan, penyebab rendahnya passing grade di SMPN 3 karena minimnya pendaftar yang masuk. Hal ini diduga akibat munculnya prediksi passing grade yang dikeluarkan sebuah lembaga beberapa waktu lalu. "Waktu itu, SMPN 3 diprediksikan 26 koma sekian. Nilai ini sangat tinggi, akibatnya banyak siswa yang enggan mendaftar karena takut tidak diterima. Akhirnya, mereka lari ke sekolah lain yang memiliki passing grade yang lebih aman," katanya. Prediksi passing grade itu, kata Endah, cukup merugikan sekolahnya. Terlebih, kuota yang disediakan SMPN 3 cukup besar yakni sekitar 400 siswa. "Tetapi, kami tetap optimistis output yang kami hasilkan akan tetap baik meski inputnya tidak memuaskan," ujarnya. Salah seorang guru SD Pajagalan, Cecep mengaku kaget melihat passing grade SMPN 3. Dia juga mengatakan, banyak orang tua yang marah karena tahu passing grade SMPN 3 ternyata rendah. "Tahu begini sejak awal daftar ke sini. Tetapi karena diprediksi tinggi, kami juga tidak berani," ungkapnya. Demikian pula, jumlah pendaftar ke SMPN 8, menurut Kepala SMPN 8 Haeruddin, menurun drastis dari tahun sebelumnya yang mencapai 1.560 pendaftar. Hal ini, tutur Haeruddin, disebabkan adanya prediksi passing grade yang cukup tinggi yang membuat orang tua takut mendaftarkan anaknya di sekolah kluster satu. Kejutan terjadi di SMKN 12 Bandung. "Angka passing grade sekolah kami mengalami peningkatan yang jauh dari prediksi. Banyak orang tua yang terkejut begitu mengetahui passing grade jurusan konstruksi badan pesawat udara menjadi 142,00, sedangkan tahun lalu 127,00. Padahal, jurusan ini tidak termasuk jurusan yang banyak peminatnya," ujar Syamsiah, Ketua PSB SMKN 12 Bandung. Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Oji Mahroji mengatakan, fenomena seperti ini memang bisa saja terjadi. "Mungkin, sejumlah orang tua siswa diliputi rasa waswas atau khawatir takut anaknya tidak diterima di SMPN 3, sehingga, pilihan kemudian dijatuhkan pada sekolah lainnya. Mengenai penurunan kualitas, kita juga tidak tahu. Ini akan dijadikan bahan evaluasi," ujarnya. Berjalan lancar Secara keseluruhan, proses pengumuman PSB 2008 berjalan lancar. Pengumuman dilaksanakan secara serentak sejak Rabu pagi. Berdasarkan pemantauan di SMAN 4, SMAN 6, SMAN 8, SMAN 22, SMPN 1, SMPN 13, SMPN 7, SMPN 3, SMPN 8, SMKN 12, dan SMKN 13 Bandung misalnya, pengumuman PSB berlangsung aman dan lancar. Namun, sedikit terjadi antrean di beberapa sekolah. Kepala Sekolah SMPN 7 Bandung, Nandi Supriyadi mengatakan, daftar ulang akan dilaksanakan pada 10 dan 11 Juli. Siswa baru tidak akan diminta bayaran apapun saat daftar ulang. Di SMKN 3 Jln. Solontongan Bandung, antrean terjadi sejak pukul 08.00 WIB, padahal pengumuman baru akan dilaksanakan pukul 10.00 WIB. Akhirnya, pihak sekolah memajukan waktu pengumuman menjadi pukul 09.00 WIB. Untuk mengantisipasi antrean, sekolah membagi calon siswa menjadi beberapa kelompok sesuai program keahlian yang dipilih dan diberi nomor panggil. "PSB kali kami menerima 1.609 pendaftar, dan yang diterima hanya 699 siswa. Oleh karena itu, kami bekerja sama dengan SMK swasta untuk menerima calon siswa yang tidak diterima di SMKN 13 Bandung," ujar Kepala SMKN 13 Bandung Nanang Yusuf. Di SMAN 8 Bandung, tepat pukul 10.00 WIB, para orang tua dan calon siswa menyerbu Ruang Multimedia untuk mengambil hasil pendaftaran. Tahun ini calon siswa yang mendaftar hanya 453, mereka memperebutkan 350 kursi yang tersedia. Nilai minimal yang diterima SMAN 8 Bandung 35,65. "Tahun ajaran lalu, SMAN 8 sampai menerima 1.329 pendaftar. Tahun ini lebih sedikit karena jumlah sekolah di tiap kluster bertambah, sehingga pendaftar ke kluster I menyebar di setiap wilayah Kota Bandung," ungkap Kepala SMAN 8 Bandung Dhana Suryanayasin. Sementara itu, salah seorang calon siswa SMAN 22 Bandung, Erika, kecewa karena NEM-nya hanya kurang 0,10 agar bisa sekolah di SMAN 22 Bandung. Akhirnya, ia pasrah dan menggantungkan harapan di pilihan kedua yaitu SMAN 11 Bandung. Di SMPN 8 Bandung, suasana pengumuman PSB berlangsung sepi. Tidak ada antrean orang tua siswa yang mengambil berkas PSB. Kepala SMPN 8, Haeruddin mengatakan, sepinya pengumuman karena sebagian besar orang tua siswa mendaftarkan anaknya secara kolektif. Di SMAN 4 Bandung, dari 417 pendaftar hanya 288 orang yang diterima. Sedangkan di SMAN 6 Bandung dari 426 pendaftar, 262 orang diterima. Kepala Sekolah SMAN 4 Bandung yang juga Kepala Sekolah SMAN 6 Bandung, Cucu Saputra mengatakan, jika terjadi kesamaan nilai pada garis abu-abu (batas passing grade) akan dilakukan pe-ranking-an berdasarkan nilai mata pelajaran yang diujikan dimulai dari nilai bahasa Indonesia, matematika, bahasa Inggris, dan IPA. "Namun, jarang terjadi kesamaan nilai hingga angka di belakang koma untuk tahun ini baik di SMAN 4 maupun di SMAN 6," ujarnya. (A-157/CA-168/CA-172/CA-176/CA-187/A-37)***

Senin, 22 Desember 2014
12:36:17

Statistik Pengunjung
Online: 198
Total: 15.572.380

Kabar Bandung

  • Gedung Padepokan Seni Mayang Sunda dapat dipergunakan untuk latihan, diskusi, saresehan, work shop, pertunjukan, dll. terbuka untuk masyarakat luas.
  • Gedung Padepokan Seni Mayang Sunda pada tahun 2013, akan menyelenggarakan pertunjukan aneka seni budaya setiap Malam Minggu, ( 36 kali pertunjukan, 5 kali seminar pembinaan latihan seni tradisional ketuk tilu), bagi yang berminat dapat bergabung mengikuti latihan di Gedung Padepokan Seni Mayang Sunda.
  • Pelayanan Pengaduan Masyarakat Kota Bandung bisa melalui telepon (022) 423 4793 atau melalui email diskominfo@bandung.go.id
  • Pemerintah Kota Bandung bekerjasama dengan DKM Masjid Al-Ukhuwah, melaksanakan pembinaan Rohani untuk seluruh Karyawan dan Karyawati Pemkot Bandung, rutin dilaksanakan setiap hari Rabu mulai pukul 07.30 - 09.00 WIB.