Walikota

PDAM Kota Bandung Tambah Debit Pasokan Air Baku Dari Dago Bengkok

Secara bertahap Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Bandung, terus berupaya meningkatkan pelayanannya kepada masyarakat khususnya pelanggan. Upaya ini yaitu

Sysadmin Sabtu, 13 Agustus 2016 09:33
PDAM Kota Bandung Tambah Debit Pasokan Air Baku Dari Dago Bengkok
PDAM Kota Bandung Tambah Debit Pasokan Air Baku Dari Dago Bengkok

Secara bertahap Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Bandung, terus berupaya meningkatkan pelayanannya kepada masyarakat khususnya pelanggan. Upaya ini yaitu dengan meningkatkan kapasitas debit pasokan air di sejumlah sumber air bakunya. Satu diantaranya adalah dari Dago Bengkok, dengan memanfaatkan buangan air dari bangunan instalasi pembangkit listrik PLN di Dago Pakar.

â€Dago Bengkok saat ini sudah mencapai tahapan 30 persen. Insa Allah pada April 2008 akan bertambah 600 liter perdetik. -- Pasokan ini akan menambah pasokan air baku kita baru mencapai 2.400 liter per detik. -- Namun kalau ingin normal untuk bisa memenuhi harapan pelanggan, PDAM membutuhkan pasokan air baku minimal 4.500 liter per detik. -- Jelas kita masih sangat kekuranganâ€, kata Direktur Utama (Dirut) PDAM Kota Bandung, H. Jaja Sutardja, SH, ketika dikonfirmasi dalam acara pelepasan Tim Persib U 23 di Plaza Balaikota Jalan Wastukancana 2 Bandung, Kamis (19/07/07).

Lebih lanjut dikatakan Jaja, upaya-upaya rutin lainnya yang dilakukan PDAM adalah memaksimalkan sumber-sumber air bakunya, diantaranya memanfaatkan air baku yang masih terbuang, ditampung dan dialirkan ke saluran yang ada.

Sebagai tahap awal pemanfaatan Dago Bengkok, pihaknya saat ini telah melakukan tender konsultan secara terbuka. -- Dari 50 calon konsultan yang diseleksi, pilihan jatuh kepada PT. Nindya Karya.  â€Pada Agustus 2007 ini, kita akan tindak lanjuti dengan tender konstruksi. Sehingga diharapkan pada April 2008 debit air PDAM sudah mencapai 3.000 liter/detik. – Untuk konstruksi istalasi baru, rencananya akan menghabiskan biaya lebih kurang Rp. 8 milyar. Semuanya akan dibiayai murni oleh PDAMâ€, ucapnya.

Ditanya kondisi debit air di musim kemarau sekarang, menurut Jaja, selama 4 hari keadaannya masih normal. Namun dengan kondisi 2.400 liter ini,  PDAM terpaksa masih harus menggilir airnya ke pelanggan. â€Yaa kita berdo’a saja, mudah-mudahan debit airnya bisa bertahan, minimal bisa bertahan seperti kondisi yang sekarangâ€, ungkapnya.

Dalam mengatasi kebocoran baik pasokan air baku maupun pelayanan air bersih, selain mengupayakan perbaikan pipa instalasi, Jaja juga mengimbau pelangganya untuk melakukan penghematan penggunaan airnya. â€Selain melakukan penghematan, kita juga mengharapkan, para pelanggan mengecek kembali jaringan PDAM yang ada dirumahnya masing-masing, kalau-kalau ada yang bocor. Saya juga mengharapkan, ketika mendapat giliran air mengalir, coba ditampung dengan menyiapkan bak-bak penampungan. Sehingga jika terjadi penggiliran, kita sudah persediaanâ€, kata Jaja mengingatkan. (www.bandung.go.id)