Pemda

Pemberiaan Dana Bantuan Cabor anggota Koni Kota Bandung TA 2007

Mewujudkan Bandung Berprestasi Tahun 2008, terdapat sejumlah faktor yang ikut menentukan, diantaranya dukungan dana yang memadai baik untuk operasional pembinaa

Sysadmin Sabtu, 13 Agustus 2016 09:33
Pemberiaan Dana Bantuan Cabor anggota Koni Kota Bandung TA 2007
Pemberiaan Dana Bantuan Cabor anggota Koni Kota Bandung TA 2007

Mewujudkan Bandung Berprestasi Tahun 2008, terdapat sejumlah faktor yang ikut menentukan, diantaranya dukungan dana yang memadai baik untuk operasional pembinaan atlet maupun penyelenggaraan even-even lokal. Bahkan tidak kalah pentingnya, adalah  keberadaan pelatih yang berkualitas, pengurus yang profesional, dedikatif, loyal dan jujur.

Hal ini dikemukakan Sekretaris Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Bandung, Aan Johana, dalam acara pemberian dana bantuan untuk pembinaan kepada 34 Cabang Olahraga (Cabor), di Rumah makan Sindang Reret, Jalan Surapati Bandung, Rabu malam (29/08/07).

Bantuan simbolis, disampaikan kepada 5 cabor dari masing-masing kategori, yaitu Atletik (kategori Utama) sebesar Rp. 50 juta, bulutangkis (pertama) Rp. 37,5 juta, Yudo (kedua) Rp. 27,5 juta, bridge (ketiga) Rp. 20 juta, dan kategori unggulan beregu yaitu bola basket Rp. 40 juta, masing-masing diterima ketua cabornya.

Pengelompokan ketegori ini, dijelaskan Aan, disusun oleh Bidang Pembinaan Prestasi Koni, yang didasarkan pada kriteria hasil prestasi pada Pekan Olahraga Provinsi di Karawang. Dimaksudkan sebagai upaya untuk lebih mendorong cabor meningkatkan pretasinya†kata Aan. 

Kriteria Utama, yaitu cabor yang melampaui target, meliputi atletik, angkat berat/besi, pencak silat, senam, taekwondo, wushu, karate, sepatu roda, dan squash. Kategori Pertama, berprestasi sesuai target, meliputi  cabor renang, balap-sepeda, anggar, tennis lapangan, tinju, menembak,dan bulutangkis. Kategori kedua, yaitu cabor yang mendapatkan medali emas tapi tidak sesuai target, meliputi bilyar, dayung, gulat, yudo, panjat tebing, tarung drajat, kempo dan balap motor. Kategori Ketiga, minus atau tidak dapat medali, meliputi catur, panahan, tenis meja dan bridge. Sedangkan katagori Khusus (unggulan beregu), yaitu sepakbola, bola volli, hoki, softball, basket,dan sepak takraw.

Sedangkan bagi para pimpinan cabor-cabor lainnya, dapat mengambil di sekretariat KONI Bandung Jalan Jakarta dengan membawa program kerjanya dalam bentuk proposal.  Karena menurutnya, masih ada sejumlah cabor yang belum menyampaikan program kerja sebagai persyaratan pencairan dana bantuan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, DR. Edi Siswadi, M.Si yang juga Ketua KONI, mengemukakan, meskipun tidak terlalu besar tapi cukup  bermanfaat untuk cabor-cabor dalam menata organisasi, manajemen dan memberi rangsangan  untuk melakukan aktivitas termasuk seleksi  dan menyelenggarakan kompetisi internal.

Edi juga mengatakan, untuk mewujudkan Bandung Berprestasi Tahun 2008 termasuk target meraih kembali Juara Umum Porprov Jawa Barat 2010, perlunya dimilikik pelatih yang berkualitas, pengurus yang berdedikasi tinggi, loyal, jujur serta mampu menjaga  atlet binaannya untuk tidak hengkang keluar daerah. â€Jangan sampai kepindahan atlet berprestasi, justeru didorong oleh pengurusnya sendiri,†ujarnya.

Terkait Permendagri 13 Tahun 2006, tentang Pemgelolaan Keuangan Daerah, dikatakan Edi, keberadaan bantuan dana hibah di APBD mengalami perubahan. Namun kedepan, sebagai solusi, Pemkot Bandung merencanakan membentuk Dinas Olahraga, namun jika tidak memungkinkan, bisa dilakukan melalui Bagian Kesra sebagai salah satu kegiatannya. (www.bandung.go.id)