Pemda

Deklarasi Jagabaya Riksa Kota

Situasi dan kondisi Kota yang tertib, aman, dan serasi adalah syarat penting untuk terselenggaranya pembangunan. Tanpa dukungan itu, dinamika kehidupan tidak ak

Sysadmin Sabtu, 13 Agustus 2016 09:33
Deklarasi Jagabaya Riksa Kota
Deklarasi Jagabaya Riksa Kota

Situasi dan kondisi Kota yang tertib, aman, dan serasi adalah syarat penting untuk terselenggaranya pembangunan. Tanpa dukungan itu, dinamika kehidupan tidak akan  pernah berjalan harmonis. Apalagi memberikan  rasa tentram dan adil.

â€Dalam tata kehidupan kemasyarakatan dan kebangsaan yang kita anut, kebersamaan menjadi kekuatan yang  dapat menggikis ketidakadilan. Kita menghendaki tradisi rempug jukung sauyunan, rampak gawe babarengan ngajaga lembur, akur jeung dulur, panceg dina galur, -- menjadi  ciri yang semakin kental,â€kata Walikota Bandung H. Dada Rosada, SH, M.Si  dalam sambutannya pada acara â€Deklarasi Jagabaya Riksa Kota†di Monumen Tegallega, Kamis  (6/9). Dihadiri Kapolwiltabes Bandung Kombes.Pol. Drs. Bambang  Suparsono, Dandim 0618/DS Letkol. Dwi Djati Utomo, Kadisbudpar Provinsi Jawa Barat Budiana, para tokoh, pupuhu serta para  pendekar silat yang berasal dari berbagai perguruan silat di Kota Bandung.

            Dikatakan Walikota, deklarasi Jagabaya Riksa Kota, merupakan dedikasi paguron pencaksilat di Kota Bandung, untuk memajukan Kota Bandung dalam berbagai aspeknya. Hal tersbeut merupakan aktualisasi atas nilai yang terkandung dalam budaya sunda dan Jawa Barat. Sehingga akan memiliki ruh perjuangan yang teguh.

â€Bagaimana pun juga, Bandung baris nanjung lamun dijungjung ku urang Bandung. Tapi secara faktual kita masih dihadapkan pada sebuah kenyataan yang perlu diperbaiki. Baik dari aspek sumber daya manusia, sumber daya alam mau pun potensi-potensi lainnya,†kata Walikota.

            Melalui deklarasi Jagabaya Riksa Kota ini, lanjut Walikota, diharapkan dapat mengembangkan ihtiar yang lebih baik dan menyeluruh. Karena pada dasarnya pemerintah melihat pengembangan potensi dan kemampuan individu menjadi kata kuncinya.

            Dalam kaitan ini kata Walikota,  tujuh program prioritas Kota Bandung yang meliputi pembangunan bidang pendidikan, kesehatan, kemakmuran, lingkungan hidup, seni budaya, olahraga dan Agama, -- akan menjadi ikhtiar yang memberi peluang pada masing-masing individu warga Kota Bandung untuk tumbuh dan berkembang.

            â€Dengan tujuh program prioritas itu pula, konsepsi pemberdayaan akan dimulai dari kemampuan warga untuk riksa diri, riksa keluarga dan riksa lingkungan untuk kemudian riksa kota dalam berbagai aspek,â€kata walikota.

            Jagabaya Riksa Kota, kiranya nanti, masih kata Walikota,  menjadi sebuah ekspresi â€kadeudeuh ka Kota Bandung†yang benar-benar ngahudangkeun rasa jeung kamampuhan warga keur ngungkulan mangpirang-pirang pasualan.

            â€Dengan demikian, Jagabaya Riksa Kota bukan sekedar sebuah â€Show Of Forceâ€. Tapi, merupakan aksi keteladanan yang inspirasinya datang dari nilai-nilai agama dan budaya, pikeun ngebrehkeun jeung matrikeun tali asih ka sakumna warga Bandung, sangkan leuwih mikacinta ka Kota Bandung,â€kata Walikota.

Dikatakan pula, Jagabaya  Riksa Kota, tetap berada di bawa koodinasi Pemerintah Kota Bandung yang dalam hal ini Sat Pol PP Kota Bandung, selain unsur kepolisian dan TNI.

â€Semua program kerjanya yang diikordinasikan dengan sat pol PP Kota Bandung  akan kita bantu dari APBD Kota Bandung,â€kata Walikota Bandung  tanpa menyebukan nilai anggaran untuk Jagabaya Riksa Kota.

Sementara itu salah seorang  pengurus Jagabaya Riksa Kota yang juga Ketua koordinator Sosilaisasi, Kang Entis Sutisna, mengatakan, -- untuk sementara Jagabaya Riksa Kota akan menurunkan 100 personilnya untuk membantu Sat Pol PP dalam hal penataan Kota. â€Jumlah ini akan bertambah. Karena saat ini perguruan yang masuk dalam Jagabaya Riksa Kota masih sekitar 23 paguron dari 67 paguron yang ada di Kota Bandung. Sebanyak 100 personil ini pun akan kita berikan pendidikan dulu sebelum mereka turun membantu Sat Pol PP Kota Bandung,â€kata Entis. (www.bandung.go.id)