Pemda

DWP Harus Tanam Seribu Pohon Di Kota Bandung

Wali Kota <?xml:namespace prefix = st1 ns = "urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" />Bandung, H. Dada Rosada, SH. M.Si. menilai tema peringatan HUT

Sysadmin Sabtu, 13 Agustus 2016 09:34
DWP Harus Tanam Seribu Pohon Di Kota Bandung
DWP Harus Tanam Seribu Pohon Di Kota Bandung

Wali Kota Bandung, H. Dada Rosada, SH. M.Si. menilai tema peringatan HUT Ke-8 Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Bandung, yang berbunyi Dengan Semangat HUT ke-8 Dharma Wanita Persatuan kita tingkatkan kepedulian lingkungan melalui penanaman Seribu pohon sangat fokus dan teknis sehingga hal tersebut harus benar-benar dilaksanakan.

“Nah ini tidak bisa tidak, seribu pohon harus ditanam di wilayah Kota Bandung dan ini harus bisa dibuktikan apakah benar seribu pohon itu ditanam oleh Dharma Wanita,” ujar Wali Kota. dalam acara peringatan HUT Ke-8 DWP Kota Bandung, Kamis (13/12) di Ruang Serbaguna lantai III Balai Kota. Dihadiri anggota Komisi D DPRD, Dra. Hj. Kusmeni S. Hartadi, SH, M.Si., sejumlah pejabat publik, Ketua TP PKK Kota Bandung, Hj. Nani Dada Rosada, para pengurus dan anggota DWP.

Dalam rangka penanaman seribu pohon yang dicanangkan DWP, Wali Kota minta kepada dinas terkait seperti, Dinas Pertamanan dan Pemakaman, Dinas Pertanian, BPLH dan para Camat untuk mengecek kebenaran, serta lokasi penanamannya.

Selanjutnya dikatakan oleh Wali Kota, penanaman pohon produktif maupun pelindung oleh Pemerintah Kota Bandung serta warganya sudah mulai dilaksanakan empat tahun lalu, sejak ia dilantik menjadi Wali Kota Bandung 16 Oktober 2003. Diawali dengan gerakan penghijauan, hemat dan menabung air.

”Gerakan yang pertama, yaitu gerakan penghijauan, hemat dan menabung air. Gerakan penghijauan adalah gerakan penanaman pohon produktif dan pelindung, kemudian hemat dan menabung air adalah membuat sumur resapan,” ujarnya.

Menurut Wali Kota, Pada saat pencanangan Bandung Hijau tahun 2006, jumlah pohon yang tertanam baru mencapai 830.000 tetapi ia merasa optimis sejuta pohon dapat tercapai.

”Ketentuan Menteri Kehutanan menyebutkan bahwa Gerakan Rehabilitasi Lahan Kritis (GRLK) dianggap berhasil kalau mencapai 53%, sedangkan Kota Bandung sudah mencapai 83%, sehingga saya berani menyebut Bandung hijau, walaupun saat itu sejuta pohon belum tercapai, dan Alhamdulillah saat ini penghijauan di Bandung sudah berhasil menanam lebih dari sejuta pohon,” tandasnya.

HUT Ke-8 DWP ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Ny. Nanang Sudjana, mewakili ketua DWP, diserahkan kepada Wali Kota, Sekda, Ketua TP-PKK, Ketua Dharma Wanita unit Sekretariat Daerah, dan Ny. Wahyu Hamijaya. Selain itu diserahkan pula hadiah, kepada juara lomba merangkai parcel antar SKPD dan kecamatan. Yaitu, Dinas Pariwisata (Juara I), Kantor Penanaman Modal Daerah (II), Dinas Koperasi (III). Kec. Sumur Bandung (Juara I), Kec. Bandung Wetan (II), Cibeunying Kidul (III). Hasil Kreasi Parcel tersebut diserahkan kepada para petugas dari Dinas Pertamanan dan Pemakaman serta PD Kebersihan.

Selain itu, dalam rangkaian HUT Ke-8 DWP, telah dilaksanakan beberapa kegiatan diantaranya, donor darah sebanyak 231 orang, Penanaman Pohon sebanyak 1125 buah terdiri dari pohon, Mahoni, Sukun dan Jambu Batu. Bantuan pendidikan siswa putra-putri PNS Gol I dan II sebanyak 45 siswa, dengan jumlah bantuan untuk 15 Siswa SD, masing-masing  sebesar Rp. 100.000,-, 15 siswa SLTP masing-masing Rp. 125.000,- dan untuk 15 siswa SLTA masing-masing Rp. 150.000,-   (www.bandung.go.id)