Berita

Business Matching P3DN, Upaya Pemkot Bandung Dorong Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menggelar acara Business Matching P3DN (Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri) pada 2-4 Juli 2024, di Harris Hotel Festival Citylink, Jalan Peta Kota Bandung.

Humas Kota Bandung Rabu, 03 Juli 2024 20:48
img
img
img
img
img
img
img
img
img
img

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Industri Disdagin Kota Bandung, RM Taufiq Hidayat menyebut, kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam mendukung penggunaan produk dalam negeri dan memberikan stimulus bagi pelaku industri lokal.

"Kegiatan ini adalah salah satu upaya dan komitmen Kota Bandung dalam mendukung program pemerintah terkait produk dalam negeri. Kami berharap para pelaku industri lokal semakin termotivasi untuk meningkatkan kualitas produk mereka sehingga bisa bersaing dengan produk impor," ujar Taufiq, Rabu 3 Juli 2024.

Business Matching P3DN diikuti oleh sekitar 393 peserta yang terdiri dari OPD, kecamatan dan rumah sakit, serta 43 penyedia barang dan jasa yang terbagi dalam tujuh klaster utama. Di antaranya alat tulis kantor (ATK) dan mebeleur (kebutuhan kantor), elektronik dan listrik, pakaian/seragam, kendaraan dan mesin, alat kesehatan dan obat-obatan, makanan dan minuman, hotel dan konstruksi, dan jasa lainnya.

"Melalui acara ini, kami ingin mempertemukan penyedia barang dan jasa dengan perangkat daerah untuk meningkatkan penggunaan produk dalam negeri dan bagian dari rencana aksi reformasi birokrasi P3DN,” ungkapnya.

Taufiq berharap, kegiatan ini dapat memfasilitasi tujuan kolaborasi yang lebih erat antara penyedia barang dan jasa dengan perangkat daerah.

Selain itu, acara ini juga bertujuan untuk meningkatkan realisasi penyerapan produk dalam negeri, sehingga industri lokal dapat lebih berkembang dan bersaing di pasar global.

“Penutupan acara akan dilakukan pada 4 Juli 2024, dengan pemberian penghargaan oleh Pj Wali Kota Bandung kepada perangkat daerah dan kecamatan yang memiliki realisasi penyerapan produk dalam negeri tertinggi,” tuturnya.

Acara Business Matching P3DN ini adalah kesempatan emas untuk memperkuat ekonomi lokal dan mendukung kemandirian bangsa melalui penggunaan produk dalam negeri.

“Mari dukung produk dalam negeri dan jadikan Bandung sebagai kota yang mandiri dan kompetitif di era globalisasi,” ajaknya. (ray)**


Kepala Diskominfo Kota Bandung

 

Yayan A. Brilyana