Berita

Peringatan 69 Tahun KAA, Pj Wali Kota Bandung: Momentum Pembangunan Negara Asia dan Afrika

Penjabat Wali Kota Bandung, Bambang Tirtoyuliono mengatakan, peringatan 69 tahun Konferensi Asia Afrika (KAA) sebagai upaya bersama membangun bangsa-bangsa di benua Asia dan Afrika.

Humas Kota Bandung Sabtu, 06 Juli 2024 22:26
img
img
img
img
img
img
img
img
img
img
img
img

Hal itu disampaikan Bambang tengah rangkaian acara peringatan KAA, Sabtu 6 Juli 2024. Sebagaimana diketahui, peringatan 69 tahun KAA diselenggarakan pada Sabtu dan Minggu, 6—7 Juli 2024 di sekitar Jalan Asia Afrika dan Jalan Braga.

"Kita bukan saja mengenang sejarah, namun, bagaimana kita menyongsong masa depan. Ini salah satu upaya membangun Asia Afrika dengan potensi yang kita punya," kata Bambang.

Selain itu, peringatan 69 tahun KAA juga disebut sebagai ajang 'pemanasan' menjelang peringatan 70 tahun KAA, yang akan berlangsung pada 2025 mendatang.

Gelaran 10 tahunan perayaan KAA selalu menjadi hajat besar bagi warga benua Asia dan Afrika. Pada gelaran 2015, rangkaian peringatan KAA berlangsung sangat meriah dan masih melekat di ingatan.

Sementara itu, Penjabat Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin mengapresiasi upaya Pemkot Bandung menggelar peringatan 69 tahun KAA. Walau digelar di tengah hujan, kata Bey, acara ini tetap berlangsung meriah.

Bey juga menyampaikan terima kasih, khususnya kepada masyarakat Kota Bandung, wisatawan, dan para delegasi negara sahabat yang datang. Ia berharap, seluruh hadirin pada kegiatan ini berbahagia.

"Acaranya meriah. Kami rasa masyarakat menikmati acara ini. Di sini, kita mengingatkan kita bersatu dalam kebudayaan yang berbeda. Kita ingatkan lagi poin dalam Dasasila Bandung," kata Bey.

Sementara itu Dirjen Informasi dan Diplomasi Publik, Kementerian Luar Negeri RI, Siti Nugraha Mauludiah menyebut, semangat KAA dari Bandung pada 1955 masih sangat relevan dengan kondisi dunia saat ini.

Ia juga menyebut, pekerjaan rumah bangsa Asia dan Afrika saat ini antara lain menghadirkan kemerdekaan yang utuh bagi seluruh bangsa di Asia dan Afrika.

"Ada lebih dari 27 perwakilan delegasi negara. Kami naik Bandros dan berkeliling di Kota Bandung. Kami rasa, spirit Bandung 1955 (KAA) masih relevan dengan hari ini," ujar Siti.

"Kami mendorong semua negara Asia dan Afrika mendapatkan kemerdekaannya. PR kita salah satunya agar Palestina mendapatkan kemerdekaan sepenuhnya. Indonesia akan tampil paling depan," tuturnya.(ray)**


Kepala Diskominfo Kota Bandung

 

Yayan A. Brilyana